Astronom Indonesia Abadikan Citra Komet Langka

JAKARTA, KOMPAS.com - Komet Pan-STARRS mencapai perihelion atau jarak terdekat dengan Matahari pada Sabtu (9/2/2013). Saat perihelion adalah saat terbaik mengamati salah satu komet terang di tahun 2013 ini dari wilayah Indonesia. 

Mulanya, awan yang masih sering menggelantung dan polusi cahaya yang tinggi di kota besar membuat sejumlah kalangan pesimis komet ini bisa terlihat. Namun, upaya para astronom amatir Indonesia berbuah manis. Beberapa citra komet Pan-STARRS berhasil diabadikan bahkan sebelum hari Sabtu.

MUI Jabar: Jabar Jadi Sasaran Utama Aliran Sesat dan Pemurtadan

ringannya sanksi hukum menjadi salah satu faktor orang dengan mudah menyebarkan ajaran sesat

Hidayatullah.com-- Jawa Barat sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia sepertinya menjadi sasaran utama tumbuh suburnya aliran sesat dan gerakan pemurtadan. Hal itu ditandai dengan sering munculnya ajaran Islam sempalan dan ditemukannya kasus-kasus pemurtadan yang dilakukan oleh pihak misionaris. Demikian disampaikan Sekum MUI Jabar, Drs. Rafani Akhyar.
"Padahal di propinsi lain tidak demikian,"  ujar Rafani Akhyar saat menerima elemen Ormas Islam yang tergabung dalam Forum Islami (FIS) di kantornya Jalan RE. Martadinata Kota Bandung, Senin (11/03/2013).

Menyiapkan Guru Kurikulum 2013

Menyiapkan Guru Kurikulum 2013
PERSATUAN Guru Republik Indonesia (PGRI) sebagai organisasi profesi guru terbesar di Indonesia mengadakan Konferensi Kerja Nasional V yang diikuti oleh ratusan pengurus PGRI dari seluruh Indonesia. Konferensi ini diselenggarakan tanggal 24-27 Januari 2013 di Lombok, NTB. Konferensi dibuka langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh. Kehadiran orang nomor satu di Kementerian Pendidikan ini sedikit banyak memberi harapan bagi guru, khususnya peserta konferensi, atas keberhasilan menjalankan Kurikulum 2013 nantinya.

PDSS Belum Diisi, Siswa Terancam Tak Ikut SNMPTN

Ilustrasi (Foto : Istimewa)
YOGYA (KRjogja.com) - Ribuan siswa SMA/SMK dan MA negeri maupun swasta di DIY dipastikan tidak bisa mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 karena belum mengisi Pangkalan Data Siswa dan Sekolah (PDSS).

Demikian disampaikan Kepala Humas Promosi dan Protokol Universitas Negeri Yogyakarta Dr Anwar Effendi MSi kepada KRJogja.com, Minggu (10/02/2013), terkait memasuki masa terakhir verifikasi dan pemberkasan PDSS, Senin (11/01/2013). Bahkan, menurutnya ada 100 sekolah yang belum mengisi PDSS.